Home / Tak Berkategori

Selasa, 4 Oktober 2022 - 19:52 WIB

Dunia Sepakbola Indonesia Berduka, Enam Aremania Asal Tulungagung Dikabarkan Meninggal Dunia

SuaraRepublikNews, Tulungagung – Sebanyak 131 supporter dicatatkan meninggal dunia, 253 orang luka ringan dan 31 orang luka berat pada insiden kericuhan yang terjadi setelah laga derby antara Arema FC Malang versus Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur.

Usai tim yang berjuluk Singo Edan mengalami kekalahan 2-3 atas Persebaya, sekitar tiga ribu pendukung Arema FC berlarian memasuki lapangan pertandingan untuk meluapkan kekecewaannya. Dinilai anarkis, kejadian tersebut direspon anggota kepolisian yang berjaga dengan menembakkan gas air mata ke tengah lapangan hingga melebar ke tribun penonton yang memicu kepanikan luar biasa dan menyebabkan massa berlarian, berdesakan menuju pintu keluar. Akibatnya, terjadi penumpukan massa hingga banyak yang terjepit, jatuh terinjak serta sesak nafas.

Oced Navaro (18), Salah satu Aremania asal Tulungagung yang lolos dari tragedi Stadion Kanjuruhan menceritakan

“Awalnya asap gas air mata ada di tengah lapangan, kepanikan terjadi saat ada asap gas air mata masuk ke tribun 12 dan 13. Kebetulan saat itu saya dan 9 kawan yang juga dari Tulungagung berada di tribun 13. Karena panik, kita berlari ke pintu keluar yang disitu sudah banyak supporter berdesakan bahkan ada yang pingsan, dan kita hanya bisa membantu semampu kita” ungkap Oced.

Sementara itu, Fauzi Nofal (19) Aremania asal Tulungagung yang saat kejadian berada di tribun 10 mengungkapkan “saya melihat orang pada tumbang, terdengar jeritan, tangisan, pokoknya mencekam, susah nafas karena tribun dipenuhi asap” tutur Fauzi.

Dari data terkini, ada sekitar enam orang Aremania asal Tulungagung yang tercatat menjadi korban tragedi Kanjuruhan :

1. Faiz al Fikkry (18) Siswa SMKN 1 Rejotangan. warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut.

2. Ahmad Husen Ramadani (16) siswa SMKN 3 Boyolangu, warga Dusun Pasir, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol.

3. Mohammad Haikal Maulana (18) siswa SMKN 2 Tulungagung, warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol.

4. Herlangga Aditama Putra (18) siswa SMAN 1 Kauman, warga Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang.

5. Aura Maulidha, (17) siswi SMKN 1 Bandung, warga Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung.

6. Indhi Rahma Putri (20), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu. (john/tla)

Share :

Baca Juga

Babinsa Koramil 01/Sungai Mas Hampiri Warga lngatkan Cuaca Yang Masih Berpotensi Hujan
Pemagaran Lahan Merny Arif oleh Dispora Tangerang Picu Kontroversi, Fakta Demi Fakta Terkuak!
Pengusaha Kopra Di Ambon Ditangkap Karena Memiliki Barang Haram Jenis Narkoba

TNI/Polri

Kapolri Bertolak ke Lampung Groundbreaking SPPG Polri
Aceh Barat Kafilah Kecewa di Fahmil Quran
Pengurus IDI Banten dan IDI Tangerang Raya Periode 2022-2025 resmi di Lantik.

Tapanuli Raya

Bupati Ikuti “Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026” di Polres Humbahas
Di Milad Ke 73 IDI Tahun  Wakil Ketua IDI Kota Cilegon Baksos Di Car Free Day

Contact Us