Home / Internasional

Rabu, 12 Juni 2024 - 06:57 WIB

Israel Sebut Hamas Tolak Elemen Kunci Rencana Gencatan Senjata AS untuk Gaza

Mesir dan Qatar mengatakan bahwa mereka telah menerima tanggapan Hamas terhadap proposal yang diuraikan oleh Presiden AS Joe Biden pada tanggal 31 Mei, tetapi tidak mengungkapkan isinya.

Yerusalem, Suararepubliknews.com – Hamas pada hari Selasa (11/06) secara resmi menanggapi proposal gencatan senjata dari AS atas perang yang telah berlangsung selama delapan bulan di Jalur Gaza, dan Israel mengatakan bahwa tanggapan tersebut sama saja dengan penolakan, sementara seorang pejabat Hamas mengatakan bahwa kelompok Palestina tersebut hanya mengulangi tuntutan lama yang belum dipenuhi oleh rencana saat ini.

Seorang militan Hamas yang menolak disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa tanggapan tersebut menegaskan kembali pendiriannya bahwa gencatan senjata harus mengarah pada penghentian permusuhan secara permanen di Gaza, penarikan pasukan Israel, pembangunan kembali daerah otonom Palestina, dan pembebasan para tahanan Palestina di Israel.

“Kami menegaskan kembali sikap kami sebelumnya. Saya yakin tidak ada kesenjangan yang besar. Bola sekarang berada di halaman Israel.” Amerika Serikat telah mengatakan bahwa Israel telah menerima usulannya, namun Israel belum secara terbuka mengatakan hal ini. Israel, yang terus melakukan serangan di Gaza tengah dan selatan, yang merupakan salah satu yang paling berdarah dalam perang ini, telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan berkomitmen untuk mengakhiri kampanyenya di Gaza sebelum Hamas dihancurkan.

Seorang pejabat Israel mengatakan pada hari Selasa bahwa negaranya telah menerima jawaban Hamas dari para mediator dan mengatakan bahwa Hamas “telah mengubah semua parameter utama dan terpenting.”

Pejabat Israel tersebut, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa Hamas “telah menolak proposal pembebasan sandera yang diajukan oleh Presiden Biden.” Sebelumnya, seorang pejabat non-Israel yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan Hamas mengusulkan jadwal baru untuk gencatan senjata permanen dengan Israel dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, termasuk Rafah.

Baca Juga  Menhan Prabowo Resmikan 11 Titik Mata Air untuk Masyarakat Sumbawa: Tanpa Air Tidak Ada Peradaban

Dewan Keamanan PBB pada hari Senin mendukung resolusi AS yang mendukung proposal yang diuraikan oleh Biden. Pejabat Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa (11/06) sebelum para mediator menerima tanggapan dari kelompok tersebut bahwa Hamas menerima resolusi Dewan Keamanan dan siap untuk berunding mengenai rincian gencatan senjata.

Juga pada hari Selasa (11/06), Hamas dan sekutunya, Jihad Islam Palestina, menyatakan “kesiapan positif” untuk mencapai kesepakatan dalam mengakhiri perang di Gaza dalam sebuah statemen bersama pada hari Selasa, yang ditafsirkan oleh beberapa pihak sebagai bentuk dukungan terhadap usulan Biden. (Stg).

Headline, Israel, Gaza, AS, Perang,

Share :

Baca Juga

Internasional

Zelenskiy Diperkirakan akan Hadiri KTT Kemanan di Singapura

Internasional

Intelijen Inggris Ungkap Arah Pemusatan Kekuatan Utama Rusia

Internasional

Sutradara Teater dan Penulis Naskah di Rusia Diadili atas Drama yang Menurut Pihak Berwenang Membenarkan Terorisme

Internasional

Presiden Xi Mengatakan AS Berusaha ‘Memancing Beijing’ agar Menyerang Taiwan

Internasional

Zelenskyy: Rusia Menekan Pasukannya Di Wilayah Timur Dengan Militer Jumlah Besar dan Lengkap, namun Bantuan dari Barat Sedang Dalam Proses

Internasional

Peringatan China atas Penempatan Rudal Jarak Menengah AS di Filipina

Internasional

Kecanduan Internet dan Dampaknya pada Perkembangan Otak Remaja

Internasional

Sukseskan KTT G20 dan Tolak Aksi Masa Reuni 411″| AgamaCinta Edisi_81″

Contact Us