Home / Tak Berkategori

Rabu, 13 November 2024 - 09:54 WIB

Jalan Nasional di Depan RSUD Cilograng Tergenang Banjir, Warga dan Pengguna Jalan Mengeluh

Banjir bandang melanda Jalan Nasional III di depan RSUD Cilograng, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, menyebabkan keluhan dari warga dan pengguna jalan

Banjir bandang melanda Jalan Nasional III di depan RSUD Cilograng, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, menyebabkan keluhan dari warga dan pengguna jalan

Lebak, suararepubliknews.com Banjir bandang melanda Jalan Nasional III di depan RSUD Cilograng, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, menyebabkan keluhan dari warga dan pengguna jalan. Banjir setinggi 50 cm itu mengganggu aktivitas, memaksa banyak pengendara motor mengalami mogok dan tertahan di tengah genangan air.

Banjir Menghambat Aktivitas Warga

Wulan, salah seorang warga Cilograng, mengungkapkan ketidaknyamanannya saat pulang ke Dayasari.

“Kendaraan saya mogok ketika melewati banjir bandang depan RSUD Cilograng. Itu sangat mengganggu,”

kata Wulan kepada media suararepubliknews.com, pada Selasa (12/11/2024).

Keluhan serupa disampaikan oleh Riki, seorang pengguna jalan yang sedang berkendara sepeda motor menuju Kampung Nanggewer, Desa Cijengkol.

“Saya terjebak banjir dan tidak bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Permintaan Perbaikan Drainase

Para pengguna jalan dan warga setempat berharap pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas PUPR, segera bertindak memperbaiki sistem drainase agar banjir tidak terulang. Farid, Ketua Ormas DPD Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat (Perpam) Lebak Selatan, turut menyampaikan harapannya.

“Kami selaku kontrol sosial meminta kepada pihak terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk segera menangani masalah ini,” tegas Farid saat meninjau lokasi banjir.

Solusi Jangka Panjang untuk Drainase dan TPT

Camat Cilograng, Hendi Suhendi, menyoroti pentingnya perbaikan drainase dan Talud Penahan Tanah (TPT) yang berdekatan dengan badan jalan. “Drainase dan TPT perlu diperbaiki dengan memperhatikan faktor keamanan. Selama pembuatan TPT RSUD masih seperti sekarang, setiap kali hujan deras, banjir pasti akan kembali dan menyebabkan penyempitan jalan, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Hendi.

Dia juga mengimbau pihak terkait, termasuk PUPR Pusat dan RSUD Cilograng, untuk berkoordinasi dalam memperbaiki sistem drainase dan merancang TPT yang lebih aman.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, genangan air mencapai ketinggian hingga 50 cm, memaksa kendaraan untuk melambat atau bahkan berhenti total. Warga berharap ada solusi konkret agar jalanan kembali aman dan bebas dari banjir.

Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Kekalahan Tim Volly Indoor Putra Kota Tangerang wajar, ini kata Pengamat Olahraga
Dua Anggota Polrestro Tangerang Kota di PTDH Karena Disersi
Pemerintah Kabupaten Humbahas Berangkatkan Kontingen ke PORProvsu 2024
Sinergi Organsiasi Sipil, Bupati Serang Apresiasi Konsep Pemberdayaan di Padarincang
Muktamar VI PKB Tetapkan Ma’ruf Amin Sebagai Ketua Dewan Syura Periode 2024-2029
Petani Yakin Pupuk Organik Hayati Denmas Tani Tidak Hanya Jual Produk Namun Kualitas Terbukti
Polda Maluku Laksanakan Pengambilan Sumpah dan Pakta Integritas untuk Seleksi PPPK

Bengkulu

Personil Polsek Kampung Melayu”Koramil Kampung Melayu Dan Lurah Sumber Jaya, Beserta Warga Melakukan Gotong Royong Bersama.

Contact Us