Kab Tangerang..Suara Republik News.Com.Upt Samsat Balaraja,kembali jadi sorotan Publik,terkait ketidak tranfaran dan di Duga pungli berjamaah,tapi Ironis nya Upt Samsat Balarja,Bungkam,malah di Cencel dan terkesan Elergi,saat di konfirmasi lewat By phone,mencerminkan bukan pejabat publik, dengan Insan Pers.
di awal Pengaduan dari Custamer,atau Legalnya Biro jasa yang sudah bermitra baik dengan Upt Upt Samsat yang tersebar di Wilayah Polda Banten,mengadu ke insan Pers ,sebagai Mitra Kerja Pemerintah,dan Swasta,dengan adanya dugaan Pungutan Liar(Pungli),kepengurusan STNK baru,dan ada tambahan per unit kendaraan 57.000 rb,sebagai team Media harus berimbang dengan konfirmasi ke Upt Samsat Balaraja,Rabu 05/02/2025.
Hari pertama konfirmasi kami d sambut baik dari pihak Samsat pk Muhaimin,terkait konfirmasi ada angka 57.000 rb per unit,Muhaimin
mengatakan;Ya Bang kalau untuk struk yang harga 57.000 rb bukan kewenangan kami yang menjawab,kami hanya pekerja dan di perintahkan,nanti saya konfimasi dulu ke pimpinan,rilih Muhaimin.
Lanjut,hari Senin 19/02/2025 team Media konfirmasi kembali UPT Samsat Balaraja,namun nihil,konfirmasi awal minta ijin waktu,dan hari,tanggal pun,tidak ada jawaban yang jelas,dari pihak UPT Samsat Balaraja,padahal team Media Sudah menyampaikan dengan Elegan dan itikad baik,tapi apa tanggapan dari UPT Samsat Balaraja,konfirmasi team dengan By phone pun di cencel,dan di rijek,Chat Whasap pun tidak ada jawaban apa,terkesan tidak mau di kritik,dan di konfirmasi.
Mariphin Munte,selaku pimpinan Redaksi Suara Republik News,Cetak dan Koran,,jadi angkat bicara,seharus nya pihak UPT Samsat Balaraja,tidak begitu,kalau tidak mau di kritik jangan jadi Pejabat,dan sikap santun dari Team kami sudah baik baik menyampaikan,kami minta Bapak Gubernur Banten yang terpilih,dan APH,Aparat Penegak Hukum jangan di biarkan pejabat seperti itu,dugaan Pungli sudah jelas,dan Narasumber pun siap jadi saksi dan akan bongkar,jika tidak ada tindakan dari yang punya kewenangan.
Sampai berita ini terbit pun tidak ada tanggapan apa pun dari pihak UPT Samsat Balaraja,
Holid/team










