Home / Tak Berkategori

Sabtu, 30 November 2024 - 08:03 WIB

Kisah Heroik: Tiga Anggota Polri di Maluku Tengah Tempuh Perjalanan Ekstrem Demi Pemilu Damai

Tiga personel ini, Aipda Frangky Halatu, Aipda Marwan Iskandar Alam, dan Bripka J. Wattimury, harus menempuh perjalanan ekstrem selama tiga hari

Tiga personel ini, Aipda Frangky Halatu, Aipda Marwan Iskandar Alam, dan Bripka J. Wattimury, harus menempuh perjalanan ekstrem selama tiga hari

Di tengah hutan belantara Pulau Seram, tiga anggota Polri menghadapi medan berat, naik turun gunung, dan menyeberangi sungai deras selama tiga hari demi memastikan pesta demokrasi berjalan lancar

Maluku Tengah, suararepubliknews.com – POLDAMALUKU, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Maluku berlangsung sukses, aman, dan damai pada Rabu, 27 November 2024. Namun di balik lancarnya pesta demokrasi ini, tersimpan kisah heroik tiga anggota Polri yang bertugas sebagai pengamanan TPS di wilayah terpencil Kabupaten Maluku Tengah.

Tiga personel ini, Aipda Frangky Halatu, Aipda Marwan Iskandar Alam, dan Bripka J. Wattimury, harus menempuh perjalanan ekstrem selama tiga hari. Mereka menembus hutan lebat, naik turun gunung, dan menyeberangi sungai deras demi membawa logistik pemilu ke desa-desa terpencil, termasuk Maraina, Hatuolo, dan Manusela.

Perjalanan Tiga Hari yang Penuh Tantangan

Perjalanan dimulai pada pagi hari, Minggu, 24 November 2024. Ketiganya bergerak membawa logistik pemilu dari Kantor PPK menuju desa penugasan mereka, bersama petugas lainnya dan warga. Perjalanan sejauh 27 kilometer ini terbagi menjadi dua etape: 13 kilometer menggunakan kendaraan roda empat, sementara 14 kilometer sisanya harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Hari pertama, mereka tiba di Desa Kaloa pada sore hari setelah melalui perjalanan panjang.

“Karena sudah sore, kami memilih bermalam di Desa Kaloa,” ujar Aipda Frangky, Jumat, 29 November 2024.

Hari kedua, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Hatuolo. Medan yang mereka hadapi semakin berat, dengan jalur hutan yang curam, gunung yang terjal, dan sungai berarus deras akibat hujan. Meski menghadapi banjir di beberapa sungai, ketiganya tetap berjuang keras agar tiba tepat waktu. Mereka tiba di Desa Hatuolo sekitar pukul 15.00 WIT dan bermalam di sana.

Hari ketiga, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Maraina dan Desa Manusela. Setelah melewati jalur berat selama 11 jam, mereka akhirnya tiba di tujuan pada Selasa, 26 November 2024, pukul 17.00 WIT.

“Besok setelah pencoblosan dan perhitungan suara, kami langsung kembali melalui rute yang sama,” ungkap Aipda Frangky.

Pengorbanan Demi Demokrasi

Kisah perjuangan tiga anggota Polri ini menjadi simbol dedikasi tanpa batas demi mensukseskan pesta demokrasi. Logistik pemilu berisi suara masyarakat yang menentukan pemimpin mereka lima tahun ke depan berhasil tiba dengan selamat.

Saat ini, tahapan rekapitulasi suara tengah dilakukan oleh KPU. Berkat perjuangan keras mereka, hak-hak masyarakat di wilayah terpencil untuk berpartisipasi dalam pemilu dapat terwujud.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops) Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri, meminta seluruh Kapolres dan Kapolsek di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengelola potensi konflik menjelang Pilkada Serentak 2024
Kaops Polri Irjen Asep Edi Suheri: Kapolres dan Kapolsek NTB Harus Kelola Potensi Konflik Jelang Pilkada Serentak 2024
Prediksi Pertandingan Leyton Orient vs Colchester di EFL Trophy: Pertarungan Dua Tim Berbeda Nasib di Grup E Bagian Selatan
Bupati Humbahas Kembali Salurkan BLT
Lapas 1 Kota Tangerang Memberikan Remisi Khusus Idulfitri Kepada Warga Binaan
Ratusan Nelayan Bayah Lakukan Aksi Unjuk Rasa Menuntut Pembangunan Jembatan di Depan Kantor PT Cemindo Gemilang
Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA)Tuding KPU Lebak Pungli Honor PPK dan PPS.
Jaksa Agung RI: Pendidikan Berkelanjutan, Kunci Peningkatan SDM Kejaksaan
Memperingati HUT Ke-78 PGRI dan Sambut HGN Kecamatan Malingping Adakan Berbagai Perlombaan

Contact Us