Filipina, suararepubliknews.com – Majelis Senat Filipina telah memerintahkan penangkapan seorang walikota dari sebuah kota kecil karena menolak untuk hadir dalam sidang dengar pendapat yang menyelidiki dugaan hubungannya dengan sindikat kriminal Tiongkok. Kasus ini telah menarik perhatian negara tersebut di tengah-tengah ketegangan antara Manila dan Beijing.
Penangkapan dan Sidang Dengar Pendapat
Perintah penangkapan, yang ditandatangani oleh presiden Senat pada hari Jumat (12/07) dan akan dilaksanakan oleh sekretaris Senat, dikeluarkan setelah walikota, Alice Guo, tidak hadir dalam sidang dengar pendapat kedua kalinya secara berturut-turut dengan alasan mengalami gangguan kesehatan.
Penyelidikan dan Temuan
Penyelidikan Senat dimulai pada bulan Mei setelah pihak berwenang menggerebek sebuah kasino di kota pertanian Guo yang sepi di wilayah Bamban pada bulan Maret. Dalam penggerebekan tersebut, ditemukan penipuan yang dilakukan dari fasilitas yang dibangun di atas tanah yang sepenuhnya milik walikota.
Pembelaan dari Pihak Guo
Pengacara Guo, Stephen David, mengatakan pada hari Sabtu (13/07). bahwa sang walikota tidak dapat menghadiri persidangan karena “kondisi kesehatan fisik dan mentalnya” akibat “perundungan dan penghinaan di dunia maya yang masif”. David menyatakan harapannya agar Guo dapat hadir saat kondisinya membaik.
Tanggapan dari Senator dan Tindakan Lanjutan
Senator Risa Hontiveros, yang memimpin penyelidikan, mengatakan pada hari Sabtu (13/07), bahwa perintah penangkapan terhadap Guo adalah langkah pertama untuk memastikan bahwa ia “bertanggung jawab terhadap hukum kita”. Senat juga telah memerintahkan penangkapan beberapa anggota keluarga Guo karena tidak hadir dalam persidangan.
Tuduhan dan Reaksi
Kasus Guo telah menyoroti aktivitas kriminal dalam industri kasino online yang sebagian besar didukung oleh Cina di Filipina. Kasus ini menarik perhatian nasional setelah seorang senator mempertanyakan apakah Guo lahir di Filipina, yang menunjukkan bahwa ia mungkin merupakan “aset” Cina, sebuah tuduhan yang ia sangkal. Kedutaan Besar Tiongkok di Manila tidak menanggapi permintaan komentar atas pertanyaan-pertanyaan mengenai identitas Guo.
Klarifikasi dari Pihak Guo
Guo membantah keterkaitannya dengan para kriminal dan mengatakan bahwa dia adalah warga negara Filipina yang lahir di Filipina. Dia menyebut tuduhan terhadapnya sebagai “tuduhan jahat”. Tim kuasa hukumnya pada hari Rabu meminta Mahkamah Agung untuk membatalkan surat panggilan yang memintanya hadir dalam persidangan.
Konteks Hubungan Filipina-Tiongkok
Kasus Guo terjadi pada saat meningkatnya kecurigaan Filipina terhadap aktivitas Tiongkok, menyusul perselisihan yang semakin tegang mengenai terumbu karang dan kawanan karang di jalur perairan yang padat di Laut Cina Selatan, di mana kedua negara saling mengklaim. Presiden Ferdinand Marcos Jr sebelumnya mengatakan, “Kami bertanya-tanya dari mana dia berasal. Karena itu kami sedang menyelidiki hal ini, bersama dengan Biro Imigrasi, karena ada pertanyaan tentang kewarganegaraannya.” (stg)
Sumber: Reuters “Philippine Senate orders arrest of mayor probed for alleged Chinese crime ties”










