Home / Tak Berkategori

Selasa, 17 September 2024 - 13:29 WIB

Menjelang Pilkada Serentak 2024, Satgas Preventif Operasi Mantap Praja Salawaku Tingkatkan Patroli untuk Jaga Kamtibmas dan Cegah Hoaks

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 semakin gencar melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dan sosialisasi

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 semakin gencar melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dan sosialisasi

Patroli Cooling System Satgas Preventif Sampaikan Himbauan Kamtibmas, Menolak Hoaks, Ujaran Kebencian SARA, dan Jaga Persatuan Menjelang Pilkada Serentak 2024

AMBON, suararepubliknews.com –  POLDAMALUKU, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 semakin gencar melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dan sosialisasi. Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah cooling system, di mana personel Satgas secara aktif menggelar patroli di berbagai titik strategis, memberikan pesan-pesan keamanan, dan menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan menjelang Pilkada.

Patroli Cooling System: Mengajak Masyarakat Menjaga Stabilitas dan Menolak Provokasi

Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Senin, 16 September 2024, personel Satgas Preventif menyebar ke beberapa wilayah strategis untuk memberikan himbauan kepada masyarakat tentang peran penting mereka dalam mendukung Polri menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diingatkan untuk menolak segala bentuk berita hoaks dan ujaran kebencian yang bernuansa SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), yang bisa memicu perpecahan di tengah masyarakat.

“Menjelang Pilkada Serentak 2024, kita semua harus bersatu untuk menjaga suasana tetap kondusif. Hindari terpengaruh oleh berita-berita hoaks dan provokasi yang bisa memicu konflik di tengah masyarakat,” ujar salah satu personel Satgas Preventif. Personel tersebut juga menambahkan bahwa dukungan dari masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

Kehadiran Aparat di Lapangan: Bentuk Antisipasi Terhadap Potensi Gangguan Keamanan

Selain memberikan sosialisasi, kehadiran aparat di lapangan melalui patroli ini juga bertujuan untuk menunjukkan kesiapsiagaan dan meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan damai menjelang Pilkada Serentak 2024. Patroli ini melibatkan berbagai elemen masyarakat serta pemerintah, di mana kerja sama aktif diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan yang bisa saja terjadi.

Dengan patroli rutin dan sosialisasi intensif, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan menolak provokasi yang dapat merusak persatuan dan kerukunan selama proses demokrasi berlangsung. Polri melalui Satgas Preventif terus berupaya menjaga suasana yang aman, kondusif, dan damai menjelang pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024. (Dhet)

Share :

Baca Juga

Meski Terhalang Hujan Lebat.Namun Semangat Tak Perna Runtu.Kapolres Buru Beserta Dandim Tetap Pimpin Penyisiran Di Peti Gunung Botak.

Jawa Barat

Polresta Cirebon Amankan 2 Pengedar Sabu-sabu di Jamblang
Rahasia Bintang: Ungkap Ramalan Zodiak Terbaru untuk 3 Juli 2024!

Tangerang Raya

Hati- Hati Berkunjung Ke Coffee ABG Kota Tangerang  Keamanan Untuk Parkir Kendaraan Tidak Aman
Ketua Gerindra Cimahi Yang Juga Wakil Ketua DPRD Antar 45 Bacaleg Tidak Bawa Kader Ke KPU Kota Cimahi
Pengemis Pura-Pura Kaki Buntung di Duren Sawit Terungkap, Ditiru dari YouTube
Mbappe konfirmasi keluar dari PSG menuju Real Madrid
Kepolisian Resor Bogor Menutup Jalan Menuju Puncak Selama Lebih dari 8 Jam untuk Mengurai Kemacetan Akibat Lonjakan Volume Kendaraan

Contact Us