Sandiaga Uno Mulai Kosongkan Rumah Dinas Menparekraf yang Jarang Ditempati, Persiapan untuk Menteri Pengganti
Jakarta, suararepubliknews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno telah memulai proses pengosongan rumah dinasnya seiring dengan mendekatnya akhir masa jabatannya dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Rumah dinas yang diberikan oleh negara untuk jabatan Menparekraf ini, diakui oleh Sandiaga, jarang ditinggalinya selama menjabat, tetapi lebih sering digunakan untuk diskusi dan kajian-kajian penting.
Dalam keterangannya yang disampaikan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (6/9), Sandiaga menyebutkan bahwa proses pengepakan barang-barang pribadinya sudah selesai. “Sudah nge-pack dan sudah selesai bulan ini. Karena saya enggak mau nanti terburu-buru, memang enggak pernah ditinggalin sih, tapi dipakai untuk kegiatan kajian,” ujar Sandiaga.
Persiapan Menyambut Menteri Baru di Kabinet Prabowo-Gibran, Sandiaga Mulai Kosongkan Rumah Dinas
Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga menyinggung bahwa masa jabatannya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan segera berakhir kurang dari enam minggu lagi. Dia mengungkapkan bahwa kabinet pemerintahan baru di bawah pimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka akan segera dilantik pada Oktober 2024. Dalam kabinet baru tersebut, akan ada menteri yang menggantikannya di posisi Menparekraf.
“Kita tinggalin agar segera bisa digunakan oleh menteri yang nanti akan ditunjuk bulan depan. Tinggal nggak sampai 6 minggu lagi sudah ada menteri baru yang menempati,” kata Sandiaga.
Transisi Kepemimpinan yang Mulus: Rumah Dinas Disiapkan untuk Menteri Pengganti
Sandiaga menekankan pentingnya menjaga transisi yang mulus antara dirinya dengan menteri baru yang akan ditunjuk. Oleh karena itu, pengosongan rumah dinas dilakukan lebih awal agar menteri pengganti dapat langsung menempati rumah dinas tersebut dengan nyaman dan tanpa kekacauan. “Sehingga nanti begitu menteri yang ditunjuk berikutnya tinggal masuk aja supaya ga berantakan,” ujar dia, menjelaskan alasan di balik pengosongan dini rumah dinas tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Sandiaga menyambut perubahan kabinet baru di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah dirintisnya. (Stg)











