Home / Tak Berkategori

Kamis, 19 September 2024 - 15:11 WIB

Polres Garut Gelar Patroli Mitigasi Bencana Pasca Gempa 5.0 Magnitudo, 196 Rumah di Pasirwangi Rusak

Polres Garut, didukung jajaran TNI, BPBD, Forkopimcam, dan pemerintah desa, langsung menggelar patroli mitigasi bencana setelah gempa bumi berkekuatan 5.0 magnitudo mengguncang wilayah Garut pada pukul 09.41 WIB

Polres Garut, didukung jajaran TNI, BPBD, Forkopimcam, dan pemerintah desa, langsung menggelar patroli mitigasi bencana setelah gempa bumi berkekuatan 5.0 magnitudo mengguncang wilayah Garut pada pukul 09.41 WIB

Evakuasi dan Pendataan Kerusakan Akibat Gempa di Garut Terus Berlangsung, Fokus di Kecamatan Pasirwangi dan Wilayah Terdampak Lainnya

Garut, suararepubliknews.com – Rabu (18/9/2024), Polres Garut, didukung jajaran TNI, BPBD, Forkopimcam, dan pemerintah desa, langsung menggelar patroli mitigasi bencana setelah gempa bumi berkekuatan 5.0 magnitudo mengguncang wilayah Garut pada pukul 09.41 WIB. Patroli ini bertujuan untuk memantau situasi, mendata kerusakan, dan membantu warga terdampak, khususnya di Kecamatan Pasirwangi yang mengalami dampak paling parah.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.S.I., mengonfirmasi bahwa hingga sore hari, korban luka akibat gempa hanya satu orang di Kecamatan Pasirwangi, dan belum ada laporan korban meninggal dunia.

Kerusakan Bangunan Meluas: 196 Rumah dan Fasilitas Umum Terdampak di Pasirwangi

Data yang masuk hingga pukul 16.00 WIB menunjukkan bahwa di Kecamatan Pasirwangi, 196 rumah mengalami kerusakan, bersama dengan 5 masjid, 6 sekolah dasar, dan 1 taman kanak-kanak.

Di luar Pasirwangi, kerusakan bangunan juga dilaporkan di beberapa kecamatan lain, yaitu:

  • 1 rumah di Kecamatan Tarogong Kaler
  • 1 rumah di Kecamatan Cibiuk
  • 1 rumah, 1 masjid, dan 1 gedung SD IT Nurul Falah di Kecamatan Sukaresmi
Langkah Cepat: Patroli, Evakuasi, dan Pembersihan Material

Tim gabungan dari Polres Garut, TNI, BPBD, dan pihak desa masih terus melakukan patroli di wilayah terdampak untuk mendata bangunan yang rusak dan memastikan tidak ada warga yang terluka atau terjebak. Proses evakuasi juga dilakukan untuk korban luka ringan, sementara anggota tim gabungan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak.

Selain itu, upaya pendataan terus dilakukan untuk memastikan kerusakan bangunan dan membantu warga yang terdampak agar segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Perkembangan Terkini: Laporan Tambahan Kerusakan dan Korban Luka Akan Segera Diberitahukan

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menegaskan bahwa Polres Garut akan terus memberikan laporan perkembangan mengenai kondisi terkini, termasuk jika ada laporan tambahan mengenai kerusakan bangunan atau korban luka.

“Kami siap untuk terus memantau perkembangan situasi, dan akan menginformasikan lebih lanjut jika ada laporan tambahan terkait korban atau kerusakan,” jelasnya.

Upaya penanganan bencana pasca-gempa ini menunjukkan kesiapsiagaan Polres Garut dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi bencana alam, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak. (Hms **)

Share :

Baca Juga

Terpilihnya Amin Haulussy sebagai Ketua Umum IMM Buru sesuai Mekanisme
Polda Banten Ungkap Sindikat Penyuntik LPG Bersubsidi, Tangkap Delapan Tersangka 
Dennis Sandika: Wali Kota Benyamin Dampingi Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan di Tangsel
Dugaan Persekongkolan di Tender Pekerjaan Fisik Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2024: LSM KCBI Temukan Kejanggalan
Diduga Tilep Dana PIP LSM Geger Banten Somasi Mts Al Khaeriyah Sindanglaya
Panglima Kodam IX/Udayana Secara Resmi Menutup Program TMMD Ke-119 Kodim 1623/Karangasem

Tangerang Raya

Proyek Provinsi di Situ Gede Diduga Langgar Aturan karena Tanpa Papan Informasi KIP
Kejaksaan Negeri Kab. Tangerang Harus Memanggil Kepsek SDN Kiara Payung Kec. Pakuaji Terkait dugaan PUNGLI Dana PIP 2022

Contact Us