Desa Patia Dilanda Banjir Berulang, Aktivitas Warga Lumpuh
Pandeglang, suararepubliknews.com – Puluhan rumah warga di Kampung Pentas Selatan dan Pentas Timur RT 02/02, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, terendam banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi pada Jumat (6/12/2024) dan menjadi banjir keempat dalam kurun waktu satu minggu.
Anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah terlihat harus dibopong oleh orang dewasa lantaran belum tersedia perahu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau pihak terkait. Situasi ini membuat aktivitas warga terganggu bahkan nyaris lumpuh total.
Warga Mengeluhkan Minimnya Bantuan
Seorang warga setempat mengungkapkan keresahannya atas bencana ini.
“Seminggu ini sudah empat kali banjir. Ada puluhan rumah yang terendam, sehingga aktivitas warga pun nyaris lumpuh,” ujarnya.

Selain itu, warga di Kampung Pentas Utara hingga kini belum mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan bantuan berupa logistik, alat transportasi seperti perahu, dan langkah penanggulangan banjir yang lebih terencana.

“Kami sangat memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang. Jangan sampai ini terus terjadi tanpa ada solusi,” tambah warga lainnya.

Dampak Banjir Terhadap Kehidupan Sehari-hari
Banjir yang terus berulang ini tidak hanya memengaruhi kegiatan pendidikan anak-anak, tetapi juga perekonomian dan kesehatan warga.

Banyak yang tidak bisa bekerja karena lingkungan yang terendam air. Selain itu, kekhawatiran akan munculnya penyakit akibat genangan air semakin meningkat.

Warga Desa Patia kini bergantung pada bantuan dan solusi jangka panjang dari pemerintah maupun lembaga terkait untuk mengatasi banjir yang sudah menjadi ancaman rutin di daerah tersebut.
Pewarta: Iwan H
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024










