Home / Tak Berkategori

Rabu, 15 Maret 2023 - 20:27 WIB

Warga Kelurahan Panunggangan Timur Geruduk Kejari Kota Tangerang

Aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Kota Tangerang, Rabu (15/03/23).

Kota Tangerang, Suara republik.com, Warga Panunggangan Timur geruduk Kejari Kota Tangerang terkait dugaan mafia tanah yang merebut hak milik warga  dikuasai mafia tanah sampai saat ini adapun aduan warga ke pihak berwajib dengan jalur hukum sampai saat ini  belum juga ada tanggapan atau tindakan dari pihak kejaksaan terkait laporan yang sudah lama kami laporkan dan sampai saat ini belum ada tindakan yang kami terima dari pihak Kejaksaan Kota Tangerang. Rabu (15/03/23).

Salah satu warga menjelaskan  tanah milik mereka dikuasai oleh oknum mafia tanah, padahal tanah yang diakui oknum mafia  tidak memiliki surat surat yang bisa ditunjukan atas kepemilikan tanah tersebut.

Warga berharap agar Kejari segera menuntaskan permasalahan mafia tanah yang diakui atas kepemilikan tanah tersebut  suratnya masih dipegang oleh ahli waris dan tidak pernah memperjual belikan kepihak manapun   warga sudah melaporkan mafia tanah tersebut ke pihak Kejari Kota Tangerang  waktu cukup lama, namun dari pihak Kejari masih melengkapi data.

Menurut Kejari belum lengkap sedangkan menurut informasi kordinator aksi  Romo menegaskan kalau dokumen sudah lengkap.

Unjukrasa tuntut penyelesaian dugaan mafia tanah di depan Kantor Kejari Kota Tangerang, Rabu (15/03/23).

Semua data sudah kami  lengkapi sesuai arahan yang diminta pihak kejari Kota Tangerang  kami sudah lama mengikuti perjalanan atas laporan yang  kami buat sudah tahunan,’ dokumen sudah lengkap semua, mungkin pihak Kejari sedang mencari tambahan  data, kami tidak tahu itu ranah mereka, yang penting kami sudah penuhi untuk melengkapi data persyaratan, kami hanya mohonkan untuk ditindak lanjuti,” ujar Romo kordinator aksi.

Saat wawancara awak media kepada kordinator aksi apakah sudah disampaikan estimasi  penyelesaian atau mediasi ke pihak oknum mafia tanah atau dengan pihak kejari? menurut kordinator aksi sudah kami sampaikan hal itu.

“Kami sudah menyampaikan  dua bulan tuntutan agar selesai, namun dari Kejari tidak bisa diestimasi dikuatirkan ada kekecewaan dari teman teman pergerakan,”tambah kordinator aksi.

“Yang pasti kita masih percaya kepada Kejari kota Tangerang, harapan kami bisa diselesaikan sampai di sini, namun Kejari Kota Tangerang belum  ada tanggapan atau jawaban untuk menyelesaikan  ke tingkat  Kejaksaan Agung ungkapnya.

“Namun  secara preventif sudah disampaikan ,surat sudah disampaikan ternyata Kejaksaan Agung pun tidak ada penyelesaian, kami akan turun lagi tutup nya.

Maraknya Mafia Tanah yang berada di kawasan Kecamatan Pinang   sudah sejak lama, namun beberapa instansi  pemerintahan baik kelurahan maupun kecamatan seperti tutup mata akan laporan para warga yang merasa dirugikan.

Aksi Demo  digelar di depan Kejari Kota Tangerang  dikawal  pihak kepolisian  dengan aman damai dan kondusif.

Dan aksi demo dihadiri bersama Gatra/Garda aktip Tanggerang Raya dan Gawat /Gabungan wartawan Tanggerang.

Untuk menjaga keamanan aksi demo di Kejaksaan Negri, Kota Tanggerang dihadiri Kapolsek Benteng Kapoksek suyatno .( Rosita )

Share :

Baca Juga

Pemerintah dan Masyarakat Humbahas Laksanakan Ibadah Perayaan Paskah Tahun 2024
Pj Sekda Wakili Bupati Tutup Karya Bhakti TNI di Humbahas
Pimpin Upacara Bendera Gabungan, Brigjen TNI Agus Widodo Berikan Jam Komandan

Tulungagung

Semarak Upacara HUT RI ke 81 Kecamatan Tanggunggunung,Camat Tanggunggunung pimpin dengan Khidmat

Maluku

Densus 88 Edukasi Mahasiswa Baru Universitas Darussalam Ambon soal Bahaya Intoleransi dan Radikalisme
Respon Cepat Polsek Ciwaringin Tindak Lanjuti Laporan Judi

Maluku

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria di Buru Ditangkap dan Ditahan Polisi

Maluku

Karo Ops Polda Maluku Ingatkan Personel Waspadai Dampak Situasi Global terhadap Kamtibmas

Contact Us