Home / Tak Berkategori

Minggu, 2 Juni 2024 - 07:53 WIB

Korut Kembali Kirim Lebih Banyak Balon yang Membawa Sampah Lintasi Perbatasan ke Korsel

Korea Utara meluncurkan lebih banyak balon pembawa sampah ke arah Korea Selatan setelah kampanye serupa sebelumnya pada awal pekan ini, menurut militer Korea Selatan, yang disebut Pyongyang sebagai pembalasan terhadap para aktivis yang menerbangkan selebaran anti-Korea Utara yang melintasi perbatasan.

Seoul, SuaraRepublikNews com – Kementerian Pertahanan Korea Selatan belum memberikan komentar mengenai jumlah balon udara yang terdeteksi atau berapa banyak yang telah mendarat di Korea Selatan. Pihak militer menyarankan masyarakat untuk berhati-hati terhadap benda-benda yang jatuh dan tidak menyentuh benda-benda yang dicurigai berasal dari Korea Utara, sebaliknya mereka harus melaporkannya ke kantor kemiliteran atau kepolisian.

Dilansir dari Cbsnews, di ibu kota Korea Selatan, Seoul, pemerintah kota mengirimkan peringatan melalui pesan singkat yang mengatakan bahwa benda-benda tak dikenal yang dicurigai diterbangkan dari Korea Utara terdeteksi di langit dekat kota dan militer sedang merespon benda-benda tersebut.

Peluncuran balon udara Korea Utara menambah serangkaian langkah provokatif baru-baru ini, termasuk peluncuran satelit mata-mata yang gagal dan serangkaian peluncuran rudal jarak pendek minggu ini yang menurut Korea Utara dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatannya untuk menyerang Korea Selatan.

Militer Korea Selatan mengirimkan tim tanggap darurat penanganan bahan kimia dan tim khusus penjinak bom untuk mengambil serpihan-serpihan dari sekitar 260 balon udara Korea Utara yang ditemukan di berbagai daerah di Korea Selatan sejak Selasa malam hingga Rabu. Pihak militer mengatakan bahwa balon-balon tersebut membawa berbagai jenis sampah dan kotoran, namun tidak ada zat berbahaya seperti bahan kimia, bahan biologi atau radioaktif.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengkonfirmasi bahwa Korea Utara mengirim balon-balon tersebut untuk menepati ancaman negaranya baru-baru ini yaitu untuk “menyebarkan gundukan sampah dan kotoran” di Korea Selatan sebagai tanggapan atas kampanye selebaran yang dilakukan oleh para aktivis Korea Selatan.

Dia mengisyaratkan bahwa balon dapat menjadi tanggapan standar Korea Utara terhadap selebaran di waktu mendatang, dengan mengatakan bahwa Korea Utara akan menanggapi dengan “menyebarkan sampah puluhan kali lebih banyak daripada yang disebarkan kepada kami.”

Korea Utara sangat sensitif terhadap upaya dari pihak luar untuk merongrong kendali absolut Kim Jong Un atas 26 juta penduduknya, yang sebagian besar hanya memiliki sedikit akses ke media luar negeri.

Pada tahun 2020, Korea Utara meledakkan kantor penghubung yang dibangun Korea Selatan yang kosong di wilayahnya setelah mendapat tanggapan yang keras terhadap kampanye selebaran warga sipil Korea Selatan.

Pada tahun 2014, Korea Utara menembaki balon propaganda yang terbang ke arah wilayahnya dan Korea Selatan membalas tembakan tersebut, meskipun tidak ada korban jiwa.

Pada tahun 2022, Korea Utara bahkan menyatakan bahwa balon yang diterbangkan dari Korea Selatan telah menyebabkan wabah COVID-19 di negara yang terisolasi itu, sebuah klaim yang sangat dipertanyakan yang sepertinya merupakan upaya untuk menyalahkan Korea Selatan atas memburuknya hubungan antar-Korea. (Stg)

Share :

Baca Juga

Polres Aceh Barat Bersama Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla
Prakiraan Cuaca Hari Senin, 15 Juli 2024: Detil untuk Kota-kota Besar di Indonesia
Oknum Marketing Angkasa Pura Retail Bali Diduga Lakukan Penyimpangan Prosedur Pengadaan Tender
Proyek Misterius di Percut Sei Tuan: Mengundang Polemik dan Ancaman bagi Warga

Jawa Barat

15-5-25 Grand Opening, D8 Pool, Cafe Paminggir, Seni Ketangkasan Domba Garut PAMIDANGAN REKSA PRATAMA.
Ingin Mengaburkan Identitas, Polres Bogor Didesak Segera Terbitkan Red Notice Tangkap DPO di New York USA
Sejarah 26 Mei: Jejak Penting di Indonesia dan Dunia
Sinergi Pentahelix Korem Wijayakusuma dan Faperta Unsoed Panen Perdana Padi Protani dan Protangguh Dukung Hanpangan Nasional

Contact Us