Home / Tak Berkategori

Minggu, 28 Juli 2024 - 22:56 WIB

Rusia Pertimbangkan Respons Militer terhadap Penempatan Senjata AS di Jerman

Putin telah bertahun-tahun menganggap penempatan infrastruktur rudal AS di Eropa sebagai langkah agresif yang bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan Moskow, FOTO - APnews

Putin telah bertahun-tahun menganggap penempatan infrastruktur rudal AS di Eropa sebagai langkah agresif yang bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan Moskow, FOTO - APnews

St. Petersburg, suararepubliknews.com – Rusia mungkin akan mengerahkan senjata-senjata serang baru sebagai tanggapan atas rencana penempatan rudal jarak jauh dan hipersonik Amerika Serikat di Jerman, ungkap Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Minggu (28/07).

Tindakan Balasan Rusia

Dalam sebuah parade angkatan laut di St. Petersburg, Putin bersumpah akan melakukan “tindakan balasan” setelah AS mengumumkan bahwa mereka akan mulai mengerahkan senjata tersebut pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menegaskan komitmen AS terhadap NATO dan pertahanan Eropa setelah invasi Moskow ke Ukraina pada Februari 2022.

“Jika AS mewujudkan rencana tersebut, kami akan menganggap diri kami bebas dari moratorium sepihak yang sebelumnya diberlakukan atas penyebaran senjata penyerang jarak menengah dan jarak pendek, termasuk meningkatkan kemampuan pasukan pantai angkatan laut kami,” kata Putin. Dia menambahkan bahwa pengembangan sistem yang sesuai di Moskow “sudah mencapai tahap akhir.”

Ketegangan Meningkat

Baik Washington maupun Moskow dalam beberapa pekan terakhir telah mengisyaratkan kesiapan untuk mengerahkan senjata berbasis darat jarak menengah yang dilarang selama beberapa dekade di bawah Perjanjian INF (Intermediate-Range Nuclear Forces) AS-Soviet tahun 1987. AS menarik diri dari perjanjian itu pada tahun 2019, menuduh Moskow melakukan uji coba rudal yang melanggar perjanjian tersebut, tuduhan yang dibantah oleh Rusia.

Ketegangan ini meningkat setelah jatuhnya pesawat Malaysia yang membawa 298 orang di atas wilayah timur Ukraina yang dilanda perang. Dua orang Rusia dan seorang warga Ukraina yang pro-Moskow akhirnya dihukum atas peran mereka dalam serangan tersebut.

Rencana Penempatan Senjata AS

Washington dan Berlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bulan ini bahwa senjata AS yang akan ditempatkan di Jerman pada akhirnya akan mencakup rudal SM-6, rudal jelajah Tomahawk, dan “senjata hipersonik yang sedang dikembangkan”, termasuk yang memiliki jangkauan yang jauh lebih jauh daripada yang saat ini digunakan di seluruh Eropa.

Sebagian besar sistem rudal Rusia mampu membawa hulu ledak konvensional atau nuklir. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan pekan lalu bahwa Kremlin tidak mengesampingkan pengerahan rudal nuklir baru sebagai tanggapan atas langkah AS. Ryabkov juga menambahkan bahwa mempertahankan Kaliningrad, daerah kekuasaan Rusia yang sangat termiliterisasi yang terjepit di antara anggota NATO Polandia dan Lithuania, menjadi perhatian khusus.

Pandangan Putin

Putin telah bertahun-tahun menganggap penempatan infrastruktur rudal AS di Eropa sebagai langkah agresif yang bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan Moskow. Berita tentang rencana penempatan senjata baru di Jerman muncul dalam pertemuan puncak NATO di Washington awal bulan ini. Pada acara yang sama, para sekutu mengumumkan bahwa pangkalan baru AS di Polandia, tetangga barat Ukraina, siap beroperasi dan akan mampu mencegat rudal balistik. (Stg)

Sumber: APnews”Russia’s Putin vows ‘mirror measures’ in response to U.S. missiles in Germany”

Share :

Baca Juga

Diduga Kurang Pengawasan, Jalan Rehabilitasi di Bunder Jadi Rawan Kecelakaan

Tapanuli Raya

Humbahas Cycling Community Audiensi kepada Bupati Humbahas, Bahas Tour de Humbahas (TdH) #2
Anggota DPRD Kota Cimahi dari Komisi III H Enang Sahri Lukmansyah, Solusi Tangani banjir Cipageran Kedepannya Pihak DPKP, DPUPR , DLH Duduk Bersama Atasi Persoalan  Banjir 
Polsek Pabuaran Berikan Kelancaran  Pengguna Jalan Raya  dari Arah Pabuaran maupun dari  Kuningan
Pimpin Rakor Penanganan Konflik Warga Hitu-Wakal, Wakapolda: Mari Hidup Berdampingan Secara Damai

Maluku

Polsek Nirunmas Bersama Pemdes Waturu Bersihkan Lahan 1 Hektare, Siap Tanam Jagung Hibrida
Nurhasim Ketua TE_x Tagih Janji Bupati Tulungagung,Anggaran 100 Miliar Perbaikan Jalan
Bocah Genius 11 Tahun di China: Membuat Roket dari Nol

Contact Us