Home / Tangerang Raya

Sabtu, 15 Januari 2022 - 06:56 WIB

Diduga Serobot Lahan Pasos, LSM GERAM Surati Pemkot Tangerang. Gatot: Sesuai Aturan.”

Diduga menyalahi aturan, GSS (Garis Sepadan Jalan) GSB (Garis Sepadan Bangunan) LSM GERAM Banten Indonesia Minta Pemerintah Kota Tangerang, agar segera melakukan penindakan, dengan merobohkan bangunan 3 lantai tersebut, yang di ketahui milik Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu, yang berada di Jl.Gatot Subroto RT.003/RW 001 Sangiang jaya Kota Tangerang.

Dalam surat nya tertulis, bangunan 3 lantai tersebut, berdiri diatas saluran air (Drainase) Passos Pasum, yang digunakan warga. Akibat nya, setiap musim penghujan selalu menimbulkan banjir, karena saluran air tertutup akibat salah satu sisi bangunan baru baru ini rubuh.

“Kita berharap supaya walikota Tangerang agar menindak tegas pengembang nya. Karena melanggar Garis Sepadan Jalan dan Garis Sepadan Bangunan. Itu namanya menyerobot Passos pasum, dan pastinya merugikan pemerintah serta masyarakat. Kan peruntukan nya untuk saluran air,” kata Romo kepada wartawan. (14/01/2022)


Dari keterangan Andreas, pemilik lahan sebelum nya, kalau tanah dan bangunan sudah terjual kepada pihak Bank, seharga 4,5 miliar. Namun dirinya membantah, kalau membangun diatas Passos pasum. Sebab, sudah sesuai sertifikat yang dimilikinya.

Baca juga: Ngeri.! Gedung BSI KCP Kota Tangerang Yang Dibangun Di Atas Saluran Air, Terancam Dirubuhkan.”

Sementara itu, dari penjelasan tokoh masyarakat di lingkungan, ‘H.Saiful Millah’ menyampaikan,” kalau drainase sudah digunakan oleh warga sejak dulu, bahkan dari jaman Belanda saluran air tersebut sudah di gunakan, jauh sebelum bangunan gedung 3 lantai itu ada.

Penyerobotan Passos passum tersebut dibenarkan oleh bidang penyidik Satpol PP Kota Tangerang. Saat klarifikasi dilakukan kepada pihak Bank dan pemilik lahan sebelum nya, di aula kian Santang kelurahan Sangiang jaya Kecamatan priok.

Jelas di paparkan,” bahwa bangunan sudah melanggar aturan. lahan yang seharusnya di peruntukan untuk Passos pasum atau yang saat ini menjadi saluran air masyarakat,(Drainase) di gunakan oleh pemilik tanah untuk mendirikan bangunan dan tidak sesuai Garis Sepadan jalan (GSS) atau Garis Sepadan Bangunan(GSB),” jelas Saripudin.

Baca Juga  Hasil Rakernas Pewarna Indonesia Di Bali Rekomendasikan "Kawal Empat Pilar Dan Keberagaman Indonesia "

Sependapat dengan pihak Satpol PP, Lurah Sangiang Jaya ‘Dwina L Nugraha’ juga mengatakan,” agar pengembang mengembalikan fungsi drainase warga yang sebelum nya sudah ada, atau mundur dan sesuaikan GSS atau GSB nya. Menurut aturan, seharusnya bangunan harus di robohkan, Karena sudah melanggar aturan dan hal Itu menjadi tuntutan masyarakat.

Menjadi sorotan bahkan mendapat respon baik dari ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, S.IP. pihak nya (DPRD) sudah mendorong Sat pol PP untuk menegakkan aturan dengan melakukan penindakan sesuai aturan main yang berlaku.

“Kita sudah meminta pemerintah melalui Sat Pol PP untuk menertibkan bangunan yang dibangun diatas Passos pasum itu. Karena saya melihat, kalau persoalan ini harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” ujar orang nomor 1 di kursi legislatif kota Tangerang tersebut, saat di mintai komentar oleh wartawan.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

 Giat “JUM’AT BERKAH” Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 052/Wijayakrama Bagi-Bagi Sembako Di Wilayah Batu Ceper

Tangerang Raya

Pelaksanaan  “MUSRENBANG 2022 ” Desa Peusar Kecamatan Panongan Berjalan  Lancar.

Tangerang Raya

Terungkap, Sebuah Gudang di Kota Tangerang Diduga Tempat Memalsukan Merek Oil Terkenal

Tangerang Raya

Tak Koordinasi, Ketua RW 02 Kelurahan Gondrong Sesalkan Pemborong Pembangunan Gorong-gorong

Tangerang Raya

Theresia Megawati Wijaya – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Partai PSI: Mengapresiasi Kinerja Pantarlih

Tangerang Raya

Jalin MOU dengan 5 Stakeholder, Ini Pesan Kalapas Kelas I Tangerang

Tangerang Raya

Berikan Rasa Aman, Dirbinmas Polda Banten Tinjau Perayaan Hari Raya Imlek di Kabupaten Tangerang

Tangerang Raya

Gelar Pengukuhan GRIB PAC Jatiuwung dan Santunan Anak Yatim Dihadiri Sesama Ormas

Contact Us