AMBON, POLDA MALUKU, SuaraRepublikNews.com- Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., mengajak personel TNI-Polri dan ASN untuk menjadikan integritas, ketulusan, dan pelayanan tanpa membedakan golongan sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat membuka secara resmi Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bagi personel TNI-Polri, pemuda, mahasiswa, dan ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku di Gedung Baileo Oikumene, Kota Ambon, Senin (26/10/2026).

“Kita ini adalah Laskar Kristus yang diminta untuk melayani masyarakat tanpa pernah melihat golongannya. Jangan sampai dari sini pulang memuji nama Tuhan, besoknya masih minta uang pelicin dari masyarakat. Tangan dan mulut yang sama memuji nama Tuhan, jangan dipakai pula untuk menerima yang seharusnya tidak kita terima,” tegas Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
Menurut Kapolda, kegiatan rohani tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Pembinaan spiritual harus menjadi landasan moral bagi setiap aparatur negara untuk menjalankan tugas secara jujur, profesional, dan disiplin.
Ia juga mengingatkan setiap anggota bahwa kewenangan yang dimiliki merupakan amanah untuk melayani, bukan kesempatan untuk memperoleh keuntungan pribadi.
“Mari kita bersama-sama membangun Maluku secara keseluruhan melalui kegiatan rohani ini. Ingat bahwa keamanan adalah investasi; tanpa keamanan, tidak ada pusat pertumbuhan maupun pembangunan pemerintah yang dapat terlaksana dengan baik,” ujar Kapolda.
KKR tersebut mengangkat tema “Pray to Be Answered” atau doa yang dijawab.
Sambutan Pangdam XV/Pattimura yang dibacakan Pamen Ahli Bidang Sosial Budaya Kolonel Inf Jocky Pessulima, http://S.Sos., menekankan tantangan tugas aparatur semakin dinamis sehingga fondasi iman dan moral yang kuat diperlukan agar prajurit dapat menjalankan tugas dengan jujur, disiplin, dan profesional.
“Kabid Humas: Nilai Agama Wujud di Perilaku”
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pembinaan rohani memiliki relevansi dengan upaya membangun personel yang berintegritas.
“Nilai-nilai keagamaan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan ibadah, tetapi diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Integritas, disiplin, serta tanggung jawab harus menjadi bagian dari komitmen setiap personel,” ujarnya.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui tindakan nyata. Karena itu, setiap personel diharapkan mampu menjaga kehormatan institusi, menghindari perilaku yang mencederai kepercayaan publik,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kodam XV/Pattimura, Kapolresta Ambon, pimpinan gereja, perwakilan Kemenag, Ketua PHDI Maluku, Ketua BAMAG LKKI Maluku dan Ambon, serta pengkhotbah tamu Ps. Dr. Peter S. Oh, Ph.D., dari Korea Selatan.
Rangkaian acara diisi dengan penyerahan Alkitab secara simbolis dan pembukaan resmi melalui pemukulan tifa bersama oleh Kapolda Maluku, pengkhotbah tamu, perwakilan Kodam, Kapolresta Ambon, dan Kabid Bimas Kristen Kanwil Kemenag Maluku.( Dhet ).










