Home / Tak Berkategori

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:43 WIB

Material Semen Tumpah di Kampung Sukabaya: Warga Mengeluh, Pelaksana Proyek Dinilai Cuek

Tumpahan material yang mengeras di badan jalan ini sangat mengganggu dan berbahaya bagi pengguna jalan

Tumpahan material yang mengeras di badan jalan ini sangat mengganggu dan berbahaya bagi pengguna jalan

Serang, suararepubliknews.com – Warga Kampung Sukabaya mengeluhkan tumpahan material semen curah yang terjadi di jalan mereka. Material yang disebut coran ini berasal dari proyek pembangunan rabat beton Jalan Cikedung. Sayangnya, hingga kini tumpahan tersebut belum dibersihkan oleh pihak pelaksana proyek.

Tumpahan material yang mengeras di badan jalan ini sangat mengganggu dan berbahaya bagi pengguna jalan. Kesan cuek dan asal-asalan terlihat dari sikap pelaksana proyek yang tidak segera mengeruk tumpahan semen tersebut, sehingga menimbulkan risiko kecelakaan.

Bahaya Lalu Lintas Akibat Semen Mengeras

Akibat tumpahan material semen cor yang mengeras, kondisi jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara motor maupun mobil. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

“Ini cor tumpahan dari mobil molen yang sedang mengerjakan rabat beton di Cikedung,” ungkap salah satu warga Sukabaya yang enggan disebut namanya. Ia berharap pihak pelaksana lebih memperhatikan keselamatan warga sekitar.

“Kami senang jalan dibangun, tapi caranya jangan seperti ini. Harusnya dijaga, kalau ada mobil molen yang lewat dan materialnya berjatuhan, seharusnya segera dikeruk. Jangan sampai dibiarkan mengeras begini,” tambahnya.

Aktivis Mengecam Kecerobohan Pelaksana Proyek

Di tempat terpisah, Rudi, seorang aktivis KPK Pasundan, mengecam keras kecerobohan mobil molen yang mengangkut material semen curah. Ia menilai kejadian ini sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan.

“Itu bahaya, semen curah sampai keras di jalan. Kalau ada yang celaka, siapa yang akan tanggung jawab?” ujar Rudi kepada media pada Minggu, 11 Agustus 2024.

Rudi juga menyatakan akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi terkait pembangunan rabat beton Jalan Cikedung yang menghabiskan anggaran APBD hingga ratusan juta rupiah. “Kami akan turun ke lokasi. Jika terdapat penyimpangan, maka kami akan teruskan ke dinas terkait,” tegasnya.

Pihak Proyek Bungkam

Saat berita ini dipublikasikan, pihak pelaksana proyek Jalan Cikedung, termasuk mandor dan pihak yang bertanggung jawab, belum memberikan respon apapun terkait kejadian ini. Warga berharap ada tindakan cepat untuk mengatasi masalah ini sebelum ada korban akibat kecelakaan. (Holid/Team)

Share :

Baca Juga

Dukung MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumsel, Dinkomifo Muba Siapkan Fasilitas Internet di Tiap Venue
Bupati Humbahas Hadiri Rakor F1 Powerboat H2O di Toba
Apel Serah Terima Tugas Piket Jaga Polsek Curugbitung Polres Lebak Berlangsung Aman dan Kondusif
Mundur Sebagai Wakil Bupati Lebak ,Ade Sumardi daftar Bacaleg DPRD Provinsi Banten
Moh. Muslim
Polres Karimun Bersama Satgas Pangan melaksanakan Sidak di Pusat Perbelanjaan di Karimun.

Maluku

Hari Pertama Operasi Ketupat Siwalima 2026, Polisi Kendalikan Arus Lalu Lintas di Bawah JMP Ambon
Musrenbang RKPD Sumut, Kabupaten Humbahas Terima Penghargaan Pencapaian Realisasi Anggaran 2023

Contact Us