Home / Tak Berkategori

Minggu, 24 November 2024 - 15:08 WIB

Operasi Gabungan Penanggulangan Premanisme dan Peredaran Obat Terlarang di Bogor

Polresta Bogor Kota melaksanakan operasi gabungan untuk menanggulangi premanisme serta peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Bogor pada Sabtu (23/11/2024)

Polresta Bogor Kota melaksanakan operasi gabungan untuk menanggulangi premanisme serta peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Bogor pada Sabtu (23/11/2024)

Polresta Bogor Kota sukses melaksanakan operasi gabungan untuk memberantas premanisme dan peredaran narkotika, miras, serta obat-obatan terlarang lainnya. Sebanyak 17 orang diamankan dalam operasi yang dilakukan di sejumlah titik strategis

Bogor, suararepubliknews.com – POLDAJABAR, Polresta Bogor Kota melaksanakan operasi gabungan untuk menanggulangi premanisme serta peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Bogor pada Sabtu (23/11/2024). Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bogor Kota di Balaikota Bogor.

Titik Strategis Jadi Sasaran Operasi

Operasi ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Nomor 2543/XI/PAM.5.1.1/2024 dan dilaksanakan di beberapa titik strategis yang dianggap rawan peredaran barang ilegal, seperti Tugu Kujang, Jalan Bangka, Terminal Baranangsiang, dan Lampu Merah Ekalokasari. Petugas berhasil mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk pengamen dan pengemis.

Pemeriksaan Lebih Lanjut dan Tes Urine

Setelah diamankan, seluruh individu yang terlibat dalam kegiatan tersebut dibawa ke Balaikota Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim dari Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota kemudian melakukan tes urine terhadap 17 orang yang terjaring dalam operasi.

Hasil tes menunjukkan bahwa 13 orang di antaranya dinyatakan positif mengandung zat Benzo (Benzodiazepine), yang diduga merupakan jenis obat terlarang. Mereka langsung dibawa ke Satres Narkoba Polresta Bogor Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tindakan Lanjut untuk yang Tidak Terlibat

Sementara itu, 4 orang yang tidak terbukti mengonsumsi obat terlarang diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Bogor untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut.

Tindak Lanjut dan Pelaporan

Pihak kepolisian melakukan beberapa tindakan, antara lain pengamanan terhadap 17 orang yang terlibat, interogasi, dan pelaporan hasil kegiatan kepada pimpinan Polresta Bogor Kota. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tindak kejahatan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bogor.

Pewarta: Stg
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Reses I DPR RI Tahun Sidang 2024-2025  Bersama Dr. H.Cucun Ahmad Syamsurijal, M.Ap. Anggota DPR RI A-16 Wakil Ketua DPR RI F-KB.
Kabid Dokkes Polda Jabar Hadiri Peluncuran Dapur Satelit untuk Program Makan Siang Bergizi di Sumedang
Pemkab Humbang Hasundutan Gelar Beragam Cabang Olahraga Sambut HUT ke-79 RI
Juru Desain Media Sosial
Tips Memaksimalkan Jasa Desain Sosial Media
Kapolres Buru Pastikan Rekapitulasi Suara Berjalan Aman dan Transparan
Abdul Kadir Karding Ditunjuk Sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Karier Politik yang Terus Melesat di Kabinet Prabowo-Gibran

Maluku

Komnas HAM Kunjungi Polda Maluku, Ini yang Dibicarakan
Prediksi Laga PSV vs Shakhtar Donetsk: Duel Perdana yang Krusial di Liga Champions

Contact Us