Home / Banten

Rabu, 16 April 2025 - 22:11 WIB

Tersangka Dugaan Korupsi Pengangkutan Sampah di Dinas LHK Tangerang Selatan Bertambah Menjadi Tiga Orang

BANTEN, suararepubliknews – Penyidik Kejaksaan Tinggi Banten kembali menetapkan tersangka lainnya di kasus dugaan korupsi pengangkutan sampah di Dinas Lingkungan hidup dan Kebersihan Tangerang Selatan. Pada hari Rabu 16 April 2025, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-307/M.6/Fc.1/04/2025. Tim Penyidik Tindak pidana Khusus melakukan penahanan terhadap tersangka TAKP (selaku Kepala Bidang Kebersihan) dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi.

Rangga Adekresna, Kasi Penkum Kejati Banten menjelaskan, kasus posisi perkara yang dihadapi tersangka iyalah, pada bulan Mel 2024 Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan melaksanakan pekerjaan jasa layanan pengangkutan dan pengelolaan sampah.

“Adapun pihak penyedia barang dan jasa dalam pekerjaan tersebut adalah PT. EPP, penyidikan mendapati temuan bahwa sebelum dilakukannya proses pemilihan, penyedia diduga telah terjadi persekongkolan antara pihak pemberi pekerjaan dengan pihak penyedia barang dan jasa, serta pada tahap pelaksanaan 1 kontrak pekerjaan termyata PT. EPP tidak melaksanakan salah satu item pekerjaan dalam kontrak,” kata Rangga dalam keterangan Pers.

Rangga mengungkapkan, PT EPP tidak melaksanakan pekerjaan pengeloloan sampah, dan juga tidak memilki fasilitas, kapasitas dan atau kompetensi sebagai perusahaan yang dapat melakukan pekerjaan pengelolaan sampah sesual dengan ketentuan dan peran TAKP (KPA merangkap PPK) dalam kegiatan Pekeriaan Jasa Layanan Pangangkutan dan Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

Pada tahap pemilihan penyedia jasa, HPS yang ditetapkan oleh tersangka selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PP) dan dijadikan sebagai dasar refensi harga pada saat negosiasi harga termyata tidak disusun secara keahlian berdasarkan data yang

dapat dipertanggungjawabkan.

“Tersangka selaku PPK juga tidak melakukan Karifikasi teknis, fungsi kinerja ketentuan terkait produk yang tercantum dalam aplikasi katalog elektronik kepada PT Ela Pratama Perkasa selaku penyedia. Selain itu, rancangan kontrak yang disahkan oleh tersangka selaku PPK dan kemudian dijadikan sebagai dokumen kontrak ternyata tidak disusun dengan benar karena tidak mengatur sama sekali tujuan lokasi, ” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Serang Terima Bantuan Logistik dan Peralatan Penanganan Banjir dari BNPB.

Pada tahap pelaksanaa pekerjaan tersangka selaku PPK mengetahui dan membiarkan PT.EPP tidak melaksanakan pekerjaan pengelolaan sampah. Tersangka tidak pernah melakukan monitoring pengawasan terkait kesesuaian lokasi pembuangan sampah yang temyata faktanya PT EPP tidak membuang sampah ke lokasi yang sesual kiiteria Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagaimana ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Lanjut kata Rangga, pada tahap pembayaran dalam kapasitasnya selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tersangka tetap menerbitkan SPM dan melakukan pembayaran 100 % meskipun terdapat kelengkapan persyaratan administrasi pencairan pembayaran yang tidak dipenuhi oleh PT Ella Pratama Perkasa

“Pasal yang dikenakan kepada tersangka TAKP yaitu pasal 2 ayat (1) Jo. pasal 18 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan TPK sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 / 1998 tentang Pemberantasan TPK Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Terhadap tersangka TAKP akan dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari di Rumah tahanan Negara Kelas Il B Pandeglang, terhitung hari ini Rabu tanggal 16 April tahun 2025,” tutup Rangga. ( Red )

Share :

Baca Juga

Banten

JBB DPC Jawilan Perkuat Silaturahmi, Tingkatkan Solidaritas dan Kekompakan

Banten

Bidpropam Polda Banten Gelar Silaturahmi dan Santunan untuk Yatim Piatu dan Janda di Pulojajar

Banten

Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Subsidized di Serang: Dua Tersangka Ditangkap, Terancam Denda Rp 60 Miliar

Banten

Bupati Serang Terbitkan SE Larangan Cuti Kepala OPD dan Camat selama Libur Nataru

Banten

Truk Tronton Hantam Truk Pasir di Lebak, Satu Sopir Tewas Ditempat

Banten

Saat Konferensi Pers POLRES CILEGON Kembalikan Motor Hasil Curanmor ke korban

Banten

Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Serang Ratu Zakiyah Paparkan Berbagai Capaian Kinerja.

Banten

Nelayan Lobster di Lebak, Banten, Mengalami Tekanan Ekonomi Akibat Anjloknya Harga Benih Bening Lobster

Contact Us