Home / Banten

Kamis, 11 September 2025 - 18:20 WIB

Tragedi Mengerikan di Menes: Suami Diduga Habisi Istri dan Bayi di Pandeglang

Pandeglang, Suararepubliknews – Sebuah kejadian tragis dan memilukan telah mengguncang warga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis 11 September 2025 dini hari sekitar pukul 03:00 WIB.

Ketika seorang pria berusia 25 tahun bernama Ikbal diduga melakukan tindakan keji dengan menghabisi nyawa istrinya, Indah Sakinah (25), dan anak mereka yang masih bayi, Ikmal (10 bulan), di Kampung Sindangresmi, RT/RW 01/02, Desa Purwaraja.

Konfirmasi dan Kronologi Peristiwa

Kepala Desa Purwaraja, Iwan Sutiawan, membenarkan terjadinya peristiwa memilukan ini dengan pernyataan

“Benar, kejadian tragis itu terjadi sekitar pukul 03:00 WIB, saat subuh.”

Iwan menjelaskan bahwa Indah Sakinah merupakan warga asli Kampung Sindangresmi, sementara Ikbal, sang pelaku, berasal dari Kampung Kadubongkok, Desa Ramaya, yang masih berada dalam wilayah Kecamatan Menes.

Hingga saat ini, motif di balik tindakan tragis Ikbal masih menjadi misteri dan belum terungkap dengan jelas.

“Istri pelaku adalah warga kami, sedangkan suaminya berasal dari Desa Ramaya.”

Mengenai motifnya, belum ada kejelasan karena tidak ada saksi mata langsung.

“Kami menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” tambah Iwan dengan nada yang penuh kesedihan.

Kondisi Pelaku dan Penanganan Korban

Dalam kejadian tragis ini, Ikbal sendiri mengalami luka serius di bagian leher dan langsung dilarikan ke RSUD Aulia Menes untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Sementara itu, jenazah Indah Sakinah dan bayi Ikmal ditemukan di rumah saudara korban, tempat pasangan suami-istri tersebut tinggal sementara.

Reaksi Warga dan Duka Mendalam

Achmad (65), seorang warga setempat, mengungkapkan rasa terkejut dan geramnya atas kejadian keji ini.

“Sungguh keji dan tidak terbayangkan, seorang istri dan anak bayi yang tak berdosa harus menjadi korban kebrutalan. Apa motifnya sehingga bisa sampai tega melakukan hal seperti itu?” ujarnya dengan nada yang penuh emosi dan duka.

Baca Juga  Kapolsek Malingping Jadi Pembina Apel Upacara Bendera di SMPN 2 Malingping: Tekankan Kedisiplinan dan Akhlak

Peristiwa ini telah meninggalkan kesedihan mendalam dan rasa takut di kalangan warga Kecamatan Menes.

Status Kasus dan Tindakan Kepolisian

Kasus tragis ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian setempat.

Warga Desa Purwaraja dan sekitarnya masih dirundung duka dan ketakutan pasca terjadinya tragedi yang sangat memilukan ini. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Tuntut Keadilan, Ratusan Nelayan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Labuan

Banten

Pencemaran Lingkungan oleh CV. GSM: Aksi Protes dan Desakan Hukum dari Masyarakat

Banten

Yayasan Brilliant Montessori Gelar Seminar “Gerak dan Cerdas”: Buktikan Olahraga Kunci Peningkatan Prestasi Akademik

Banten

Tren Foto Miniatur Viral di Google Gemini AI: Cara Membuat Figur Miniatur Realistis dengan Mudah

Banten

Jawara Banten Bersatu Hadir! Seren Taun Cisitu 2025: Puncak Dengan Kemeriahan Budaya Pengamanan Ketat.

Banten

Buntut Minta Proyek Senilai 5 Triliun, Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka

Banten

Antusias Masyarakat Kp. Kadu Embe Peringati Isra Mi’raj 1447 H.momentum. Tingkatkan keimanan

Banten

Pemkab Serang Terima Bantuan Logistik dan Peralatan Penanganan Banjir dari BNPB.

Contact Us