Home / Tak Berkategori

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:48 WIB

Presiden Iran Pezeshkian Tolak Tekanan AS, Puji Rusia dan Cina

Iran's President-elect Masoud Pezeshkian speaks during a gathering with his supporters at the shrine of Iran's late leader Ayatollah Ruhollah Khomeini, in south of Tehran, Iran July 6, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS /File Phot

Iran's President-elect Masoud Pezeshkian speaks during a gathering with his supporters at the shrine of Iran's late leader Ayatollah Ruhollah Khomeini, in south of Tehran, Iran July 6, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS /File Phot

Iran, suararepubliknews.com – Presiden terpilih Iran, Masoud Pezeshkian, mengeluarkan pernyataan tegas yang mengingatkan Amerika Serikat bahwa Iran tidak akan menanggapi tekanan apapun. Dalam pernyataan yang diterbitkan di harian Teheran Times pada hari Sabtu (12/07), Pezeshkian juga menegaskan kembali kemitraan strategis negaranya dengan Cina dan Rusia.

Lembaran Baru dalam Hubungan Internasional Iran

Pezeshkian, seorang moderat yang berhasil mengalahkan saingan garis kerasnya dalam pemilu, berkomitmen untuk membuka lembaran baru dalam hubungan internasional Iran. “Amerika Serikat … perlu mengakui kenyataan dan memahami, sekali dan untuk selamanya, bahwa Iran tidak akan menanggapi tekanan, bahwa doktrin pertahanan Iran tidak termasuk senjata nuklir,” ujarnya dalam pernyataan berjudul “Pesan saya untuk dunia baru”.

Komitmen Terhadap Kebijakan Luar Negeri yang Pragmatis

Sebagai seorang ahli bedah jantung dan berusia 69 tahun, Pezeshkian berjanji untuk mempromosikan kebijakan luar negeri yang pragmatis, meredakan ketegangan dalam negosiasi yang kini terhenti dengan negara-negara besar untuk menghidupkan kembali pakta nuklir tahun 2015, serta meningkatkan prospek liberalisasi sosial dan pluralisme politik di Iran.

Tantangan Dalam Negeri dan Kekuasaan Ayatollah

Namun, skeptisisme tetap tinggi di kalangan penduduk Iran mengenai kemampuan Pezeshkian untuk memenuhi janji-janji kampanyenya, mengingat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memegang kekuasaan tertinggi di negara Republik tersebut.

Penghargaan dan Kerjasama dengan Cina dan Rusia

“Cina dan Rusia secara konsisten mendukung kami selama masa-masa sulit. Kami sangat menghargai persahabatan ini. Rusia adalah sekutu strategis dan tetangga yang berharga bagi Iran dan pemerintahan saya akan tetap berkomitmen untuk memperluas dan meningkatkan kerja sama kami,” kata Pezeshkian. Dia juga menambahkan bahwa Teheran akan secara aktif mendukung inisiatif-inisiatif yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di Ukraina.

Mandat Rakyat Iran untuk Keterlibatan Konstruktif

“Rakyat Iran telah mempercayakan mandat yang kuat kepada saya untuk dengan penuh semangat mengejar keterlibatan konstruktif di panggung internasional sambil bersikeras pada hak-hak kami, martabat kami, dan peran kami yang layak di wilayah regional dan dunia. Saya menyampaikan undangan terbuka kepada mereka yang ingin bergabung dengan kami dalam upaya bersejarah ini,” kata Pezeshkian. (Stg)

Sumber: Reuters “Iran’s Pezeshkian rejects U.S. pressure, praises Russia, China”

Share :

Baca Juga

Oknum Pegawai BPN Kabupaten Tangerang Tidak Profesional dalam Mengeluarkan Berkas

Maluku

Komnas HAM Kunjungi Polda Maluku, Ini yang Dibicarakan
Penyidik Polres Buru Limpahkan Tersangka PETI ke Jaksa
Niat Siswa Ngambil Ijasah Namun Fotocopy Yang Didapat Dari Pihak Sekolah
Polsek Cigudeg akan Gelar Perkara Terkait Pengeroyokan Jurnalis
Sejumlah Warga Desa Hilihao Cugala Kecamatan Bawolato Protes Pemerintah Desa Soal Pengadaan Bantuan Pinang Batara
Prediksi Liverpool vs Real Madrid: Babak Baru Rivalitas Klasik di Liga Champions
Prakiraan Cuaca Jumat 26 Juli 2024: Dari BMKG untuk Berbagai Kota di Indonesia

Contact Us