Lebak, Suararepubliknews – Gejolak di kalangan masyarakat Lebak pasca-insiden perselisihan antara Bupati Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah di acara Halal Bihalal Pemda pada 30 Maret 2026 lalu, menarik perhatian berbagai pihak.
Video yang merekam sentilan Bupati Hasbi terhadap masa lalu Wakilnya, serta rasa terhina yang diungkapkan Wakil Bupati Amir Hamzah, telah memicu diskusi panas dan kekhawatiran akan stabilitas daerah.
Menyikapi situasi yang berpotensi memecah belah ini, Organisasi Masyarakat (Ormas) Jawara Banten Bersatu (JBB) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Malingping secara proaktif tampil ke depan.
Mereka menyuarakan imbauan yang kuat, bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mengembalikan fokus pada kepentingan Lebak secara keseluruhan.
Ketua JBB DPC Malingping, Iwan H dalam pernyataannya, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari provokasi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak, dari berbagai elemen dan lapisan, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. Mari kita jaga bersama kondusivitas daerah kita,” tegasnya.
Seruan ini adalah upaya nyata untuk membendung spekulasi dan emosi yang mungkin timbul di kalangan warga.
Tak hanya kepada masyarakat, JBB DPC Malingping juga secara langsung mendesak kedua pimpinan daerah untuk menempuh jalur damai.
“Kami sangat berharap Bupati dan Wakil Bupati dapat duduk bersama, berdamai, dan menyelesaikan perbedaan secara kekeluargaan. Ini demi kepentingan bersama, demi keberlangsungan pembangunan, dan demi kemajuan Kabupaten Lebak yang kita cintai ini,” tambahnya.
Pernyataan JBB ini menggarisbawahi bahwa harmoni di tingkat pimpinan daerah adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah wilayah.
Konflik terbuka, apalagi yang menjadi konsumsi publik secara luas melalui media sosial, dikhawatirkan dapat mengikis kepercayaan masyarakat dan menghambat proses pemerintahan yang efektif.
Langkah Jawara Banten Bersatu ini mencerminkan peran penting tokoh dan organisasi masyarakat dalam meredam potensi konflik dan menyalurkan aspirasi damai di kala krisis.
Kini, semua mata tertuju pada Bupati Hasbi dan Wakil Bupati Amir Hamzah, dengan harapan seruan JBB ini dapat membuka pintu rekonsiliasi demi Lebak yang tenang dan maju.(Iwan H)










