Home / Tangerang Raya

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:53 WIB

Pengaduan Diregistrasi Ombudsman RI, LSM Geram Banten Desak Evaluasi Penegakan Perda di Kota Tangerang

Tangerang , Suararepubliknews.Com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) Banten Indonesia DPC Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dugaan maladministrasi dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Tangerang. Penegasan ini disampaikan menyusul telah diregistrasinya pengaduan terkait kinerja Inspektorat dalam pengawasan penegakan Perda oleh Ombudsman Republik Indonesia (RI), Tangerang — 24 /1/2025.

Ketua LSM Geram Banten Indonesia DPC Kota Tangerang, S. Widodo, S.H., yang akrab disapa Romo, mengungkapkan bahwa laporan pengaduan yang diajukan ke Ombudsman RI Pusat pada 12 Januari 2026 telah diterima dan diregistrasi secara resmi melalui mekanisme Whistleblowing System (WBS).

“Kami menghormati kewenangan Ombudsman. Namun kami menilai terdapat persoalan serius dalam penanganan laporan di tingkat perwakilan daerah. Oleh karena itu, kami menempuh jalur resmi ke Ombudsman RI Pusat agar persoalan ini ditangani secara objektif dan transparan,” ujar Romo, Jumat (23/01/2026).

Romo menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pengabaian kewajiban hukum, ketidakcermatan dalam pemeriksaan, serta indikasi pelanggaran etika dan asas aksesibilitas pelayanan publik. Dugaan tersebut muncul dalam penanganan laporan masyarakat terkait pembiaran pelanggaran Perda oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta lemahnya tindak lanjut pengawasan internal oleh Inspektorat.

Ia juga menyoroti alasan penolakan laporan sebelumnya oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten yang menyebut pelapor bukan merupakan korban langsung. Menurut Romo, alasan tersebut bertentangan dengan prinsip dan semangat pengawasan pelayanan publik.

“Undang-Undang memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi melaporkan dugaan maladministrasi. Pengawasan publik tidak boleh dibatasi hanya pada korban langsung, terlebih jika menyangkut kepentingan umum dan potensi kerugian negara,” tegasnya.

LSM Geram Banten menegaskan bahwa langkah pengaduan ini bukan ditujukan untuk menyerang institusi tertentu, melainkan sebagai upaya mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, penguatan penegakan Perda, serta peningkatan akuntabilitas aparat pengawas.

Baca Juga  Polresta Tangerang Ungkap Misteri Temuan Mayat di Jambe, Korban dan Terduga Pelaku Saling Kenal

“Kami ingin penegakan hukum daerah berjalan adil dan berwibawa. Ketika bangunan atau kegiatan usaha yang telah dinyatakan melanggar Perda tetap beroperasi tanpa sanksi tegas, itu bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut wibawa hukum dan kepercayaan publik,” tambah Romo.

Geram Banten memastikan akan bersikap kooperatif dan siap memberikan keterangan tambahan apabila dibutuhkan oleh Ombudsman RI. Selain itu, pihaknya juga membuka ruang pengawasan publik agar kasus serupa tidak terus berulang dan dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam menegakkan aturan dan hukum daerah secara konsisten.

( Redaksi. ).

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Lapak _Lapak ilegal Diduga Berisi Limbah B3 Ditemukan di Gudang Desa Kadu Cikupa,APH harus Tegas.

Tangerang Raya

Wujudkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Personil Polsek Balaraja Laksanakan Strong Point Pagi Hari di Wilayah

Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Sarana Produksi Pertanian di Tanjung Anom

Tangerang Raya

Penyuluhan Tentang UU ITE dan  Pergaulan Bebas di SMA N 14 Oleh Megister Hukum UNPAM

Tangerang Raya

Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Tangerang: Angka Kriminalitas Turun 16,6 Persen

Tangerang Raya

Giat Sispam Mako Anggota Polsek Balaraja Dalam Menjaga & Antisipasi Guantibmas di Mako Polsek Balaraja Polresta Tangerang

Tangerang Raya

BPBD Kota Tangerang Laksanakan Bimbingan Teknis JITUPASNA untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Pascabencana

Tangerang Raya

Jasad Bayi Ditemukan di TPS Liar Sepatan Timur, Klaim Camat Soal Pengelolaan Sampah Dibantah Karang Taruna

Contact Us