Suararepubliknews.com Tulungagung – Tri hariadi selaku sekretaris daerah kabupaten Tulungagung ramai menjadi topik perbincangan khalayak umum maupun pejabat dilingkup pemerintahan.Setelah sebelumnya dalam pelantikan pejabat yang diadakan kemarin (kamis 11/11/2025) namanya muncul dan diposisikan menjadi kepala dinas Nakertrans, Tulungagung 12/12/2025,,
Sontak, kejadian pelantikan PTP eselon 2 tersebut menjadi perbincangan hangat di grup grup media sosial lintas komunitas Tulungagung, khususnya membahas Jabatan Sekda yang dikosongkan dan Tri Hariadi diposisikan menjadi Kadin Nakertrans.
Bahkan hari ini (jumat 12/12/2025) pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan atas pergeseran dari jabatan sekda menjadi kepala dinas nakertrans kembali dilakukan atas ketidak hadiran beliau kemarin.
Namun hal yang sama kembali terulang Pelantikan yang dijadwalkan sejak pukul 08.30 wib dan diundur sampai siang hari menunggu kedatangan tri hariadi akhirnya harus mengalami pembatalan dan kursi yang disiapkan juga terlihat tetap kosong.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Soeroto menjelaskan bahwa agenda pelantikan akhirnya dibatalkan karena pejabat yang bersangkutan sesuai dengan waktu yang diberikan tetap tidak bisa hadir.
‘Sejak kemarin nomer telepon yang bersangkutan tidak aktif sehingga surat undangan kami titipkan ke sekretaris pribadi (sekpri) tri hariadi’jelas soeroto.
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan kondisi rumah dari tri hariadi dalam posisi terkunci rapat termasuk pagar depan rumah dalam posisi digembok.
Untuk jabatan sekda setelah adanya kejadian tersebut menurut soeroto masih dipegang oleh tri hariadi sambil dilakukan pengkajian ulang sesuai aturan yang berlaku.
Polemik ini menambah panjang spekulasi mengenai dinamika internal setelah pelengseran Tri Hariadi dari jabatan Sekda. Situasi birokrasi Tulungagung kini memasuki babak baru yang belum jelas ujungnya.. . . Yl/Kbt










