Home / Buru

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:49 WIB

Raja Abdullah Wael Apresiasi Program Sederhana di Kayeli, Tekankan Sinergi Pemerintah Daerah Kabupaten Buru

Raja Abdullah Wael Apresiasi Program Sederhana di Kayeli, Tekankan Sinergi Pemerintah Daerah Kabupaten Buru

Buru, Suararepubliknews.com – Di sebuah rumah adat yang menjadi pusat percakapan masyarakat Kayeli, sebuah pesan tentang pembangunan justru lahir bukan dari proyek besar, melainkan dari apresiasi terhadap hal-hal yang selama ini kerap dianggap kecil dan tidak terlihat.

Di ruang itu, suara Raja Abdullah Wael kembali menegaskan bahwa arah pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi oleh cara masyarakat bergerak bersama pemerintah dalam keseharian.

Pada Jumat, 19 Juni 2026, suasana Kayeli, Kabupaten Buru, menjadi latar dari pernyataan yang kemudian menjadi perhatian tokoh adat dan pemerintah setempat.

Dikutip dari pernyataan Raja Abdullah Wael, ia meminta seluruh komponen masyarakat Regentschap Kayeli, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama, untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru.

Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya bersama menuju kemajuan pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah.

“Semua komponen masyarakat Regentschap Kayeli harus sinergi dengan Pemerintah Daerah dan mendukung kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah untuk menuju kepada kemajuan pembangunan maupun peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Buru,” demikian pesan yang disampaikan Raja Abdullah Wael.

Pernyataan itu tidak berhenti pada seruan umum.

Ia juga secara khusus memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Kayeli Umar Taramun serta Camat Teluk Kayeli atas program-program sederhana yang telah dijalankan di tingkat desa dan kecamatan.

Menurutnya, keberhasilan tidak selalu harus diukur dari skala besar, tetapi dari konsistensi pelaksanaan program yang benar-benar menyentuh masyarakat.

Dikutip dari pernyataan yang sama, Raja Abdullah Wael menyebut bahwa capaian tersebut merupakan nilai keberhasilan yang sangat luar biasa.

Baca Juga  Waka Polres Buru Pimpin Giat Penegakan dan Penertiban Disiplin Terhadap Personel Polres Buru

“Terima kasih kepada Kepala Desa Kayeli Umar Taramun beserta Camat Teluk Kayeli yang telah menunjukkan keberhasilan dengan program-program sederhana yang dijalankan. Ini suatu nilai keberhasilan yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Di tengah struktur sosial Kayeli yang masih erat dengan nilai adat, pesan lain juga disampaikan terkait pembentukan kelompok kerja di masyarakat.

Ia menilai bahwa proses tersebut harus dilakukan dengan teliti, mengingat adanya masyarakat Kayeli maupun keturunan Kayeli yang kini bermukim di luar wilayah Regentschap Kayeli.

Hal ini menjadi penting agar representasi masyarakat tetap terjaga dan tidak ada kelompok yang terlewat dalam proses pembangunan.

Beberapa poin penting dari pesan tersebut antara lain:

Penguatan sinergi antara masyarakat adat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru

Apresiasi terhadap program sederhana di tingkat desa dan kecamatan

Ketelitian dalam pembentukan kelompok kerja masyarakat Kayeli

Perhatian terhadap warga Kayeli yang berdomisili di luar wilayah adat

Dorongan agar pembangunan berbasis keterlibatan komunitas

Situasi ini memperlihatkan bagaimana pembangunan di Kayeli tidak hanya bergerak melalui kebijakan formal, tetapi juga melalui relasi sosial yang sudah lama terbentuk di tengah masyarakat adat.

Dikutip dari pernyataan Raja Abdullah Wael, ia menegaskan bahwa setiap langkah kebijakan pemerintah daerah akan lebih efektif apabila mendapat dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Namun di balik apresiasi tersebut, tersisa ruang refleksi yang tidak bisa diabaikan.

Bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat akan dijaga ketika struktur sosial semakin kompleks, terutama dengan mobilitas warga yang tidak lagi hanya berada di satu wilayah.

Dan pada titik itu, Kayeli kembali dihadapkan pada pertanyaan yang lebih besar dari sekadar program sederhana yang hari ini diapresiasi.

Baca Juga  Ungkap Kasus Pencabulan Dan Eksploitasi Anak Di Bawah Umur, Polres Seram Bagian Barat Tetapkan 7 Tersangka

Apakah pembangunan akan tetap bertumpu pada kedekatan sosial, atau perlahan berubah menjadi sistem yang lebih formal seiring waktu berjalan. (Dhet)

Share :

Baca Juga

Buru

Wakapolres Buru Pimpin Rapat Implementasi Program Prioritas Kapolda Maluku

Buru

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Namlea Abdula Fatcey mengkritisi surat Gubernur Maluku

Buru

Kepala Waris Tuding Perusahaan Pendukung Koperasi Tambang Serobot Lahan Waris Di Gunung Botak

Buru

Hukum di kabupaten buru tajam buat rakyat,tumpul untuk perusahaan meski telah menyalay aturan

Buru

BERDASARKAN PERMENDAGRI 52/2014, PMII BURU DUKUNG SK BUPATI TENTANG RAJA PETUANAN KAIELY

Buru

JAGA STABILITAS DAN MARWAH ADAT BUPOLO, PMII BURU NILAI SK BUPATI SOAL RAJA KAIELY SAH SECARA HUKUM

Buru

Ketua KAMMI Buru  Sesalkan Pemberitaan Tidak Benar Terkait Dandim 1506/Namlea

Buru

Satuan Brimob Maluku Ukir Prestasi di Extreme Challenge 2025

Contact Us