Lebak, Suararepubliknews. – Di bawah naungan Masjid Nurul Iman yang agung, Kampung Kaduceulian, Desa Ciginggang, Kecamatan Gunungkencana, menjadi saksi bisu atas gelombang spiritual yang memukau pada Minggu, 7 September 2025, bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1447 H, ketika masyarakat setempat berkumpul untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan kecintaan.
Momentum ini menghadirkan simfoni spiritual yang menggetarkan hati ratusan warga sekitar, membangkitkan nuansa keagungan dan cinta yang mendalam kepada Baginda Rasulullah SAW.

Suasana khidmat terasa sejak awal acara dengan lantunan Hadorot Ahlil Kubur yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, mengiringi shalawat yang membasuh jiwa, disusul irama Marhaba yang menyentuh kalbu, menciptakan atmosfer yang penuh kesyahduan dan mengundang rasa takzim kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Di Desa Ciginggang sendiri, terdapat tiga kampung yang secara serentak melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari yang sama, mencerminkan kesungguhan dan gelombang cinta masyarakat terhadap Rasulullah SAW.
Alunan Merdu Tilawah Al-Quran
Alunan ayat suci Al-Quran yang merdu dan menyentuh hati dibawakan oleh Qori Cilik Aldi dan Pasid dari kampung setempat, serta Qori Kiai Samsudin dari Cidolog Cirinten, menambah nuansa spiritual yang mendalam dalam acara tersebut, seolah-olah membawa jemaah ke dalam taman kebeningan iman.
Sambutan dan Tausiah Inspiratif
Kiai Nuryadi, dalam sambutannya sebagai tokoh agama, mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus atas kerja keras dan dedikasi panitia serta masyarakat yang telah berkolaborasi mensukseskan acara mulia ini.
Beliau menegaskan tekad kuat agar peringatan Maulid di Kampung Kaduceulian tetap terlaksana dan semakin meriah di masa depan, sebagai wujud cinta dan penghayatan terhadap ajaran Nabi Muhammad SAW.
Penceramah, Kiai Ayiep Amin Habib dari Kadu Merenah, Pandeglang, menyampaikan tausiah yang penuh semangat dan api cinta, menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi adalah ekspresi rindu yang suci kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada Allah SWT, Rabb semesta alam.
Beliau mengajak jemaah untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah dan menguatkan ukhuwah Islamiyah.
Santunan Anak Yatim dan Harapan Masyarakat
Acara ini juga diisi dengan Santunan Anak Yatim yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Ciginggang, Hendra, kepada Ketua RT setempat, sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciginggang Hendra mengapresiasi kekompakan warga dan mengajak semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta bersatu padu membangun desa dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Dengan semangat cinta kepada Rasulullah SAW yang membara, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Kaduceulian diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan.(Iwan H)










